Menu

How to Train Your Dragon: Hidden World

Harus Nonton 0
Tidak Tertarik 0

Hampir lima tahun menunggu, akhirnya sequel dari How To Train Your Dragon siap dirilis.  Setelah film pertamanya pada tahun 2010 yang dilanjutkan dengan How To Train Your Dragon 2 (2014) yang terbilang sukses di pasaran, terbukti juga dengan dibuatnya tv series How To Train Your Dragon, akhirnya sang sutradara nya pun melanjutkan kembali cerita tentang persahabatan anak manusia dengan naga terbang ini. Seri ke-3 dari How To Train Your Dragon ini di gadang-gadang sebagai seri terakhir.

Dalam seri ke-3 ini diceritakan Hiccup dewasa (Jay Baruchel) bertindak sebagai kepala suku yang memimpin suku viking di desa tersebut. Mereka tinggal dengan aman bersama para naga terbang yang mereka miliki, hingga suatu ketika muncullah berita bahwa ada seorang pemburu yang terobsesi ingin membunuh kawanan naga terbang dengan jenis Night Fury demi keeksisan namanya, dialah Grimmel (F. Murray Abraham), segala cara ia lakukan untuk dapat mewujudkan obsesinya tersebut. Mengetahui hal itu, Hiccup pun memerintahkan penduduk untuk lebih meningkatkan keamanan di lingkungannya.

Suatu hari ketika Hiccup dan Toothless sedang bermain-main, tiba-tiba Hiccup melihat ada sebuah naga terbang persis seperti dirinya, hanya saja ini berwarna putih. Toothless pun mendekati night fury tersebut dan ternyata ia berjenis kelamin perempuan. Toothless pun seperti mendapatkan teman baru, mereka pun saling berkejar-kejaran menghabiskan waktu bersama hingga akhirnya night fury tersebut terbang jauh. Hari-hari berikutnya Toothless nampak kurang bersemangat, Astrid (America Ferrera) yang melihat itu menyampaikan kepada Hiccup kalau Toothless mungkin sedang jatuh cinta karena menemukan tambatan hatinya yaitu seekor night fury betina.

Hiccup pun mulai berpikir dari mana datangnya night fury putih tersebut? Ia pun teringat akan pesan ayahnya dulu, bahwa para naga terbang tersebut berasal dari suatu dunia tersembunyi (Hidden World) yang berada jauh di sebrang samudra sana. Hiccup dan Astrid beserta yang lain pun berusaha mencari tahu keberadaan Dunia Tersembunyi tersebut terlebih dahulu sebelum sang pemburu night fury Grimmel mengetahui bahwa ada night fury selain Toothless yang masih hidup.

Kursi penyutradaan masih dipegang oleh Dean DeBlois, ia juga yang menyutradarai 2 film How To Train Your Dragon sebelumnya. Begitu pun para pengisi suara masih menggunakan aktor dan aktris yang sama di film sebelumnya, hanya beberapa tambahan yang baru sesuai dengan tokoh yang baru muncul di seri ke tiga ini. DeBlois masih menghadirkan cerita yang ringan dan santai, tidak terlalu banyak konflik yang dihadirkan. Penambahan tokoh baru Grimmel dan White night fury  diciptakan untuk mengakhiri frenchise How To Train Your Dragon ini. Ketika White night fury muncul kita pun tahu cerita ini akan dibawa kemana, yang pada hakekatnya sang night fury jantan bertemu dengan night fury betina.

Untuk visualisasi, nama besar Dreamworks Animation sudah tidak perlu disangsikan lagi kemahirannya dalam membuat film animasi. Sepanjang film berlangsung hampir sekitar 100an menit kita disuguhi visualisasi yang colorfull dan sangat memanjakan mata dan ditunjang dengan efek-efek CGI yang sangat mumpuni, hal itu akan tampak lebih nyata jika kita menontonnya dalam versi 3D. 

back to top