Menu

The Predator

Harus Nonton 2
Tidak Tertarik 0

The Predator merupakan film terbaru dari waralaba horor sci-fi tentang pemburu alien berbahaya yang dimulai dengan Predator di tahun 1987 (Arnold Schwarzenegger). Setelah itu, telah banyak film Predator yang dibuat, diantaranya Alien VS Predator (2004), Aliens vs. Predator: Requiem (2007), Predators (2010). Tidak hanya itu saja, seri Predator pun banyak dikembangkan sebagai video game dan juga serial televisi.

Ada yang menarik di film The Predator kali ini, yaitu sang sutradara Shane Black (merangkap sebagai co-writer) yang ternyata ikut bermain sebagai peran pendukung di film Predator pertama kali tahun 1987. Mungkin ini adalah cita-citanya dari dulu bahwa suatu saat nanti ia ingin mengarahkan kelanjutan waralaba ini dengan gayanya sendiri. Ia menciptakan Predator kali ini sebagai pemburu paling mematikan di alam semesta yang lebih kuat, lebih pintar dan lebih mematikan daripada sebelumnya, setelah secara genetis meningkatkan diri dengan DNA dari spesies lain. Ia juga menambahkan selera humornya yang seram dengan memasukkan unsur komedi satir, dan juga beberapa karakter yang bisa dibilang slenge’an, ditambah lagi banyaknya adegan pembunuhan yang sadis dan brutal, The Predator miliknya kali ini mungkin tepat untuk menghidupkan kembali seri yang berusia sekitar 31 tahun itu.

Film dibuka dengan adegan beberapa anggota veteran yang berusaha mengepung Predator yang muncul di kawasan mereka. Sang pemimpin regu Quinn McKenna (Boyd Holbrook) berhasil melumpuhkan Predator tersebut, dan ia sengaja mengambil beberapa cangkang kepala dan cangkang lengan dari sang Predator tersebut. Ia melakukan hal itu supaya ia mempunyai bukti bahwa Predator itu benar adanya. Ia mengirimkan cangkang tersebut melalui pos ke rumahnya. Tetapi ia mendapatkan masalah karena kini ia ditangkap sebagai tahanan militer karena telah melanggar aturan militer, bertindak dengan caranya sendiri.

Sang anak McKenna, Rory (Jacob Tremblay) mendapati paket yang dikirim ke rumahnya tersebut pun langsung membuka paket tersebut karena ia mengira itu adalah hadiah yang keren dari ayahnya. Rory yang digambarkan sebagai anak Autis tapi memiliki otak yang cerdas pun mulai mengotak-atik benda tersebut, ketika benda itu menyala ia melihat seperti hologram di video game. Ia pun makin penasaran dan terus mengotak-atik benda tersebut. Tetapi ia tidak mengetahui bahwa hologram itu merupakan pengirim sinyal untuk Predator mengenai lokasi keberadaan alat tersebut.

Dalam perjalanan sebagai tahanan militer yang akan di pindahkan ke tempat lain, di dalam Bus McKenna bertemu dengan orang-orang yang juga bermasalah yaitu Nebraska (Trevante Rhodes), Coyle (Keegan Michael Key), Baxley (Thomas Jane), Nettles (Augusto Aguilera), Lynch (Alfie Allen) dan Keyes (Jake Busey). Mereka tertawa ketika mendengar cerita McKenna ditahan karena mencuri cangkang dari Predator, mereka berpikiran McKenna mengarang cerita tentang adanya Alien. Tetapi mereka langsung terdiam ketika dalam perjalanan mereka melihat sendiri seorang wanita sedang berlari mengejar Predator. Wanita tersebut Adalah  Dr. Casey Bracket (Olivia Munn) seorang Ahli biologi evolusi yang melakukan penyelidikan tentang DNA Predator yang berhasil ditangkap McKenna. Tetapi mendadak Predator tersebut bangun ketika mendapatkan sinyal yang dikirimkan dari alat yang dimainkan oleh Rory putra McKenna. McKenna bersama dengan teman-teman “gilanya” itu pun membaur dengan Dr. Casey guna menghentikan Predator tersebut.

Sang sutradara nampaknya sengaja membuat Film Predator ini ber-rating R, karena banyaknya adegan sadis dan juga brutal yang ia tampilkan, ia juga memasukkan elemen horor untuk penggambaran monster menakutkan yang dimaksudkan untuk membangkitkan ketakutan dan ketegangan. Film ini menjadi film aksi langsung di mana peluru menggantikan kecerdikan manusia untuk mengecoh musuh. Sementara itu, Jacob Tremblay sang “anak ajaib” sekali lagi membuktikan bahwa dia adalah salah satu aktor cilik berbakat yang memberikan penampilan terbaiknya yang membuat film ini lebih berwarna. Ia meninggalkan kesan tersendiri seperti di film-filmnya yang lain.

back to top