Menu

Festival Film Indonesia 2018 akan Digelar pada Bulan Desember di Jakarta

Lambang supremasi tertinggi bagi insan perfilman Indonesia, Piala Citra, akan kembali dibagikan tahun ini melalui Festival Film Indonesia (FFI) 2018. Dari tahun ke tahun, penyelenggaraan FFI tak pernah luput dari berbagai macam kritikan, baik dari segi pemenang, penjurian, maupun penyelenggaraannya. Maka di tahun ini, pihak penyelenggara melakukan perubahan dari sektor kepanitiaan, dengan membentuk komite khusus yang akan memiliki masa kerja selama tiga tahun. Artinya, panitia yang kini dibentuk akan bekerja secara berkelanjutan hingga penyelenggaraan FFI tahun 2020 mendatang.

Panitia tiga tahunan yang diketuai oleh Lukman Sardi ini terdiri dari; Catherine Keng dari jaringan bioskop Cinema 21 sebagai sekretaris, produser Edwin Nazir sebagai bagian keuangan dan pengembangan usaha, Lasja F. Susatyo sebagai divisi program, Nia Dinata menangani penjurian, dan Coki Singgih untuk bidang komunikasi.

Perubahan mendasar lainnya yang akan dilakukan dalam FFI 2018 juga meliputi sektor penjurian. Mulai tahun ini, film-film panjang yang berhak dinilai oleh juri hanyalah film Indonesia yang telah ditayangkan di jaringan bioskop tanah air atau pernah diputar secara berbayar, dalam periode waktu dari 1 Oktober 2017 hingga 30 September 2018. Hal ini dilakukan guna menghindari kontroversi seperti yang dialami oleh FFI terdahulu, dimana ada beberapa judul film yang sudah tayang namun berhasil lolos mendapatkan nominasi, dan bahkan ada yang berhasil memenangkan piala.

Tahap penjurian awal FFI 2018 yang mengusung tema “Mencari Mahakarya: Batasnya Hanya Kualitas” ini akan mulai dilakukan oleh asosiasi profesi pada 2 hingga 25 Oktober.2018. Hasilnya, yang berupa daftar nomine untuk 23 kategori, akan diumumkan pada tanggal 6 November 2018, bersamaan dengan dihelatnya malam apresiasi bagi insan perfilman yang telah berjasa besar untuk kemajuan perfilman Indonesia.

Untuk makin memeriahkan rangkaian acara FFI, sidelenggarakan pula beberapa program seperti kanonisasi film Indonesia, master class, kolaborasi komunitas, literasi, dan apresiasi publik, di beberapa kota seperti Makassar, Medan, serta Yogyakarta. Malam puncak Festival Film Indonesia 2018 akan diadakan pada bulan Desember bertempat di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

back to top