Menu

‘Marlina’ Resmi Terpilih sebagai Perwakilan Indonesia dalam Oscar 2019

Tepat dua minggu sebelum ditutupnya pendaftaran untuk kategori Best Foreign Language Film pada ajang Oscar 2019, The Indonesian Academy Awards Selection Committee akhirnya sepakat untuk memilih Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak sebagai perwakilan Indonesia. Diungkapkan oleh Christine Hakim selaku ketua komite, film arahan Mouly Surya ini terpilih setelah menyisihkan 101 judul film nasional lainnya yang masuk dalam daftar pertimbangan.

Film ini unggul dari film-film lainnya, selain dari segi kualitas, juga karena telah memenuhi beberapa persyaratan administratif. Syarat-syarat yang dimaksud diantaranya adalah bahwa film yang diajukan untuk jadi perwakilan sudah ditayangkan dalam rentang waktu 1 Oktober 2017 hingga September 2018, selama minimal tujuh hari di bioskop komersil negara asal. Sedangkan penayangan di Amerika Serikat tidak diwajibkan, kendati Marlina juga sudah pernah ditayangkan disana. Persyaratan lain yang tak kalah penting adalah bahwa film yang diajukan harus sudah pernah dipertunjukkan ke publik non-bioskop sebelum dirilis secara komersil, seperti tayang di festival film. Syarat ini jelas bukan masalah bagi Marlina, mengingat ia tayang perdana di ajang Directors’ Fortnight pada Festival Film Cannes 2017 dan mampir-mampir di berbagai festival film internasional lainnya seperti Toronto, Busan, dan Vancouver.

Komite yang diketuai Hakim terdiri dari 13 orang; Alim Sudio, Benni Setiawan, Fauzan Zidni, Firman Bintang, Hardo Sukoyo, Yenny Rahman, Marcella Zalianty, Mathias Muchus, Roy Lolang, Thoersi Argeswara, Yudi Datau, Zairin Zain, dan telah mulai memilih film yang akan dikirim ke Oscar sejak Agustus lalu. Komite ini dibentuk oleh PPFI, yang didukung oleh Pusat Pengembangan Film Kemdikbud.

Film yang disutradarai Surya dari ide cerita awal dari Garin Nugroho ini mengisahkan tentang seorang janda bernama Marlina (Marsha Timothy) di Sumba, yang pada suatu hari dirampok oleh sekawanan perampok di rumahnya. Mereka mengancam nyawa, harta, serta kehormatan Marlina dihadapan suaminya yang terduduk di sudut rumah, tak bernyawa, dalam wujud mumi. Surya membungkus film ini dalam genre western, sehingga menghasilkan sebuah film yang unik dan belum pernah ada di perfilman Indonesia sebelumnya.

Kendati belum pernah tembus jadi lima besar nomine, Indonesia sudah aktif mengikuti ajang ini sejak tahun 1987, dengan pengecualian di tahun 1991, 1993-1997, 2000, 2001, 2004, dan 2008, dimana Indonesia absen mengirimkan perwakilan. Academy of Motion Picture Arts and Sciences akan mengumumkan lima film berbahasa asing yang terpilih sebagai nominasi pada 22 Januari 2019. Sedangkan untuk malam puncak The 91st Annual Academy Awards sendiri akan dilaksanakan pada 24 Februari 2019.

back to top