Menu

Gareth Edwards Jelaskan Makna dari Judul ‘Rogue One’

Pemilihan judul untuk film-film Star Wars yang sudah ada selama ini bisa dibilang cukup lugas dana pa adanya. The Empires Strikes Back merujuk pada pasukan Imperial yang membalas dendam pada the Rebels setelah kehancuran Death Star. The Force Awakens menggarisbawahi titik dimana Rey menemukan potensi kekuatan yang ia miliki dan adanya Force dalam dirinya. Ringkasnya, selalu ada korelasi antara judul di tiap film dengan plot yang ditampilkan. Dan itulah yang membuat Rogue One: A Star Wars Story begitu menarik.

Installment teranyar Star Wars yang digarap Gareth Edwards mengisahkan tentang misi berbahaya untuk mencuri Death Stars, dan banyak pihak yang bertanya-tanya apa makna dari judul Rogue One sebenarnya. Fans fanatic Star Wars pasti sudah tahu kalau armada kapal Rebel adalah bagian dari seri video game Rogue Squadron yang populer, dan the Alliance menggunakan istilah Rogue sebagai nama panggilan selama Battle of Hoth di Empire. Kini, Edwards mencoba untuk mengelaborasikan makna dari judul spin-off ini, dan mengungkapkan bahwa nama ini sebenarnya bisa diinterpretasikan secara beragam, tergantung dari sudut pandang orang yang melihat.

Dalam sebuah wawancara dengan Empire, Edwards menyebutkan bahwa istilah Rogue One mempunyai keterkaitan dengan dunia militer. Namun, istilah Rogue One juga bisa memberi arti bahwa film ini adalah film yang berdiri sendiri ditengah-tengah franchise Star Wars.

“Saya juga sudah berpikir tentang hal itu. Apa makna dari judul ini? Rogue One memang merupakan sebuah istilah yang kerap dipakai di dunia militer. Tapi ini adalah film pertama yang melepaskan diri dan dari segi cerita bukan bagian dari saga Star Wars atau cerita Anakin. Jadilah film ini kami sebut rogue (pengembara/yang melepaskan diri).”

Dari penjelasan diatas, bisa dikatakan kalau Rogue One akan membukakan jalan bagi Lucasfilm untuk membangun pola franchise yang baru, dan tentu saja, mesin uang yang baru. Komentar Edwards itu juga menunjukkan bagaimana film Star Wars tidak harus bergantung sepenuhnya hanya pada cerita tentang keluarga Skywalker. Dari perspektif itu, meskipun Rogue One tetap akan jadi film ke-8 dari keseluruhan saga Star Wars, namun film ini kurang lebih akan mendobrak pola yang sudah ada dan akan menampilkan sesuatu yang berbeda dari predesesornya. Contohnya, bila dilihat dari trailer-nya, Rogue One tampaknya akan lebih condong pada nuansa war drama, bila dibandingkan dengan Episode VII yang merupakan space opera.

Di sisi lain, istilah Rogue One juga bisa dipakai untuk mendeskripsikan karakter protagonis Jyn Erso (Felicity Jones). yang masa lalunya yang kelam sudah diisyaratkan dalam trailer. Jyn hidup sendiri sejak ia masih remaja, dan karena ia sudah harus bertahan hidup sendiri sejak usia muda, membuatnya memiliki sifat yang kurang ajar. Bila karakter Rey (Daisy Ridley) didesain untuk paralel dengan Luke Skywalker, maka Jyn kurang lebih adalah Han Solo. Edwards mengatakan:

Rogue One juga kurang lebih mendeskripsikan karakter Jyn. Kata ini memiliki makna yang beragam, sehingga membuat kami yakin kalau ini merupakan pilihan yang tepat untuk judulnya.”

Rogue One dipersiapkan sebagai platform untuk menceritakan kisah hidup Jyn, terutama setelah ayahnya, Galen Erso (Mads Mikkelsen) ternyata juga akan mempunyai andil di dalamnya. Dalam trailer versi internasionalnya, terungkap kalau the Rebels mencegat sebuah upaya transmisi dari Galen yang berisi tentang informasi terkait persenjataan. Detil tentang hubungan ayah-anak antara Galen dan Jyn hingga saat ini masih belum diketahui, tapi bisa dipastikan bahwa ini akan jadi salah satu elemen penting dalam Rogue One.

back to top