Menu

Timeline Perilisan Film-Film DC Comics

Dalam satu dekade terakhir, Marvel Studios sibuk membangun cinematic universe mereka dengan merilis sederetan film blockbuster yang sukses menjadi film-film terpopuler di masanya. Namun untuk beberapa tahun kedepan, DC Comics dan Warner Bros. juga telah menyiapkan manuver serupa. Dimulai dengan dirilisnya Man of Steel di tahun 2013, kemudian dilanjutkan dengan Batman v Superman: Dawn of Justice yang baru saja dirilis bulan ini, mereka telah mengisi timeline mereka dengan rencana merilis dua film setiap tahunnya hingga 2020.

Film-film apa sajakah yang akan mengisi slot di tiap tahunnya? Berikut AnakNonton jabarkan, lengkap dengan sutradara dan bintang-bintang yang akan tampil di dalamnya.

 

Suicide Squad (5 Agustus 2016)

Banyak film yang diadaptasi dari komik memfokuskan ceritanya pada tokoh hero. Namun tidak demikian dengan film besutan David Ayer, Suicide Squad, yang semua tokohnya merupakan villain. Berdasarkan dari buku komik berjudul sama, premis film ini sebenarnya sederhana: sekumpulan villain berbahaya diberi kesempatan untuk bisa dibebaskan dengan syarat mereka harus menjalankan sebuah misi rahasia dan berbahaya yang membahayakan nyawa mereka. Dari trailer dan foto-foto yang beredar selama ini, nampaknya harapan penonton untuk film ini cukup tinggi.

Suicide Squad akan memperkenalkan kembali beberapa tokoh penjahat paling terkenal di layar perak, termasuk The Joker (Jared Leto), Harley Quinn (Margot Robbie), Deadshot (Will Smith), Killer Croc (Adewale Akinnuoye-Agbaje), dan masih banyak lagi. Dengan banyaknya karakter yang terlibat, DC mempunyai banyak celah dan kesempatan untuk memperkuat bangunan cinematic universe mereka. Dan bukan tidak mungkin, dari film ini akan muncul potensi dibuatnya spin off dari salah satu (atau mungkin lebih) karakternya.

 

Wonder Woman (3 Juni 2017)

Setelah sebelumnya sempat terikat untuk mengarahkan film produksi Marvel, Thor: The Dark World, Patty Jenkins akhirnya diumumkan sebagai sutradara Wonder Woman. Mengambil latar selama Perang Dunia I, film pertama dari Princess Diana of Themyscira ini dikabarkan tak hanya akan mengulik asal mula kemunculan tokoh utamanya saja, tapi juga akan menggambarkan pengalaman pertamanya memasuki dunia pria. Namun yang belum jelas hingga sekarang adalah, bagaimana cerita di film ini akan berkaitan dengan DC universe secara keseluruhan.

Film ini akan menjadi proyek pertama dengan Wonder Woman sebagai tokoh utamanya, setelah kegagalan episode pilot sebuah TV series beberapa tahun lalu yang menampilkan Adrianne Palicki. Film ini berpotensi akan memiliki dampak yang besar bagi film-film yang didasari oleh buku komik, terutama karena faktor tokoh utamanya yang merupakan perempuan. Kemunculan Gal Gadot sebagai Wonder Woman dalam Batman v Superman: Dawn of Justice paling tidak telah memberi kita sedikit gambaran tentang akan seperti apa apabila tokoh ini memiliki film solonya sendiri. Patut dicatat pula, bahwa Wonder Woman akan menjadi film solo terakhir sebelum dirilisnya film yang akan menggabungkan semua karakter DC di tahun 2017: Justice League Part 1.

 

Justice League Part 1 (17 November 2017)

Warner Bros. dan DC Comics telah berusaha untuk merealisasikan proyek film Justice League selama bertahun-tahun, dan beberapa tahun silam bahkan sempat dibentuk sebuah tim produksi yang dipimpin oleh sutradara George Miller. Karena seringnya terjadi penundaan, menghambat proyek ini untuk benar-benar digarap. Namun tak lama lagi, penantian para fans akan berakhir. Di akhir tahun 2017, penonton akhirnya akan bisa menyaksikan para hero papan atas DC Comics bersatu sebagai Justice League untuk melawan musuh-musuh yang mengancam perdamaian bumi. Film ini akan menjadi film ketiga dalam cinematic universe DC yang disutradarai oleh Zack Snyder. Dan meskipun belum ada konfirmasi apapun, dikabarkan bahwa line up yang beranggotakan tujuh tokoh akan terdiri dari Batman, Superman, Wonder Woman, The Flash, Cyborg, Aquaman dan Green Lantern.

 

The Flash (23 Maret 2018)

Mengikuti kemunculannya dalam beberapa film DC Comics, tokoh Baryy Allen yang diperankan oleh Ezra Miller akan membintangi film solonya sendiri dalam Flash di tahun 2018. Penulis naskah Seth Grahame-Smith yang dikenal lewat film-film macam Abraham Lincoln: Vampire Hunter, Dark Shadows, dan Pride and Prejudice And Zombies akan melakukan debut penyutradaraannya melalui film ini, meskipun belum diketahui apakah ia juga akan ikut menulis naskahnya. Namun, satu pertanyaan besar yang menggelayuti film Flash adalah apakah film ini mampu bersaing dengan serial tv populer tentang karakter yang sama yang saat ini masih tayang. Pada saat film ini dirilis kelak, para fans paling tidak sudah menyaksikan empat season dari kisah Barry Allen melalui layar kaca. Bagaimanakah film ini akan menyiasati agar cerita yang disampaikan masih terasa segar dan original?

 

Aquaman ( 27 Juli 2018)

Di tahun 2018, Jason Mamoa dan sutradara James Wan akan membawa penonton ke dalamnya samudra dan menyaksikan King of Atlantis sebagai poros dalam film solonya. Belum ada yang terungkap terkait plot, meskipun sudah bisa dipastikan bahwa adegan aksi yang tersaji akan melibatkan bergalon-galon air. Proyek film ini mempunyai tantangan tersendiri, dikarenakan tokoh Aquaman selama beberapa dekade belakangan ini kerap dijadikan lelucon dan banyak yang menganggap bahwa ia hanya merupakan makhluk air yang konyol. Kendati demikian, DC Comics telah melakukan segenap usaha untuk memulihkan image karakter ini, dan usaha itu nampaknya cukup berhasil sejak dirilisnya The New 52, yang membuat banyak fans kini menganggap Aquaman sebagai underwater badass. Fakta bahwa salah satu bintang dari serial tv populer Game of Thrones akan memainkan tokoh ini juga nampakya akan cukup menguntungkan. Versi live action dari karakter Aquaman sudah bisa disaksikan sekilas dalam Batman v Superman: Dawn of Justice, namun fans masih harus bersabar untuk mendengar detail selnjutnya tentang film solonya.

 

Shazam ( 5 April 2019)

Shazam merupakan judul pertama dalam daftar ini yang hingga kini belum memiliki sutradara maupun aktor yang akan memerankan tokoh protagonisnya. Dwayne Johnson telah dikontrak untuk memerankan Black Adam dalam proyek ini – sebuah peran yang telah diidamkan Johnson sejak lama – tapi hingga kini, hanya itu saja informasi konkret yang tersedia untuk film Shazam. Warner Bors. Dan DC Comics telah mencoba mengembangkan film ini sejak beberapa tahun lalu, namun baru di tahun 2019 lah film ini akan muncul. Shazam dikabarkan akan memiliki tone yang lebih komedik dibandingkan judul-judul lainnya dalam DC cinematic universe. Ceritanya akan berpusat pada seorang anak laki-laki bernama Billy Batson, yang setelah diajari oleh seorang penyihir lua, mampu bertransformasi menjadi sosok superhero dewasa.

 

Justice League Part 2 (14 Juni 2019)

Apa yang DC Comics lakukan dengan cinematic universe-nya amatlah berbeda dengan rival mereka di Marvel. DC tak hanya mengabaikan untuk membuat serangkaian film solo terlebih dahulu sebagai permulaan untuk membuat film team-up, mereka juga memecah film team-up pertamanya menjadi dua bagian (strategi yang Marvel Studios baru akan lakukan dalam The Avengers: Infinity War). Justice League Part 2 dikatakan akan melanjutkan kejadian yang terjadi dalam Justice League Part 1, meskipun, tentu saja, saat ini kita belum tau satu hal pun tentang plotnya. Justice League Part 2 akan menjadi film keempat dalam DC cinematic universe yang disutradarai oleh Zack Snyder.

 

Cyborg (3 April 2020)

Apabila Cyborg diberdasarkan pada reboot The New 52, maka ceritanya akan berpusat pada Victor Stone (Ray Fisher), seorang siswa SMA dan pemain football berbakat yang mampu meraih perhatian semua orang, kecuali ayahnya sendiri yang seorang ilmuwan, Silas Stone. Suatu ketika, saat Victor tengah berada di laboratorium, sebuah insiden terjadi yang nyaris merenggut nyawanya. Ayahnya berusaha menyelamatkannya dengan menginstal perangkat robotik dalam tubuhnya, sehingga membuatnya menjadi manusia setengah robot.

Yang menarik dari film solo ini, dan yang membedakannya dari film-film superhero lainnya, adalah bahwa tokoh Cyborg yang diperankan Ray Fisher ini akan muncul dalam paling tidak tiga film dulu sebelum akhirnya mendapatkan jatah tampil dalam film solonya. Ini artinya, semua yang kita lihat dalam film-film DC cinematic universe hingga tahun 2020 nanti ikut membentuk akan seperti apa tokoh Cyborg ini. Belum ada sutradara yang terlibat untuk film ini.

 

Green Lantern Corps (19 June 2020)

Setelah kegagalan Green Lantern yang dirilis pada tahun 2011 lalu, Warner Bros dan DC Comics memutuskan untuk me-reboot cerita dari penjaga kedamaian intergalaksi ini dengan membuatnya menjadi film yang menampilkan sebuah tim superhero, bukannya fokus pada tokoh Emerald Knight saja. Belum banyak yang bisa dikatakan tentang proyek ini, meskipun ada spekulasi bahwa film ini akan menampilkan Hal Jordan dan John Stewart.